Berita Sulut, 10 April, 2008


Sempat Terhenti Akibat Bahan Bangunan

Pembangunan Convention Hall WOC Digenjot

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

MANADO, Sulutlink. Kekuatiran sejumlah kalangan soal penyelesaian pembangunan gedung convention hall yang bakal dijadikan tempat pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) Mei 2009, di lokasi Grand Kawanua City (GKC) Manado, sangat beralasan. Pasalnya, hingga saat ini belum terlihat aktivitas dimulainya pembangunan yang direncanakan akan dipakai dalam hajatan internasional tersebut. Kekuatiran ini pun dibenarkan Ir Alex Wowor Kepala Dinas PU Sulut, pada sejumlah wartawan, Rabu (09/04).

 

Diakui Wowor, memang pembangunannya sempat terhenti gara-gara terlambatnya pasokan bahan bangunan dari Jakarta. “Namun dalam pertemuan dengan pihak pengembang dan kontraktor di Jakarta, mereka berjanji akan menyelesaikannya tepat waktu. Sebab, pekerjaan serupa juga sudah pernah mereka lakukan sebelumnya di daerah lain dan berhasil. Tidak perlu kuatir. Apalagi saat ini mereka sedang membangun fondasinya. Yang pasti harus selesai tepat waktu,”katanya seraya menambahkan, pihaknya juga akan terus memantau pelaksanaannya dilapangan. Apalagi pengembang GKIC dikuatkan dengan SK sebagai payung hukum.

 

Seperti diketahui, pasca peletakan batu pertama pembangunan kawasan berkualitas kelas dunia GKC Kayuwatu Manado pada Jumat (18/01) lalu, ribuan mata masyarakat Sulut langsung tertuju di kompleks tersebut. Tak henti-hentinya masyarakat bertanya kapan dimulainya pelaksanaan pembangunan kawasan. Yang ada justru baru sebatas penggalian tiang pancang.

 

“Iya, memang yang digenjot pertama adalah pembangunan gedung convention hall dan hotelnya. Sedangkan fasilitas lainnya seperti perumahan dan lain-lain menyusul,”terang Wowor.

 

Ditegaskan Wowor, masyarakat Sulut harus bangga jika nanti kawasan ini selesai. Sebab, akan dilalui jalan lingkar Manado. Manado by Pass itu jelasnya nanti akan melewati kawasan tersebut. “Tahun ini sudah loan agreement dengan pemerintah Korea dan sudah ditender,”katanya saat didampingi Ir Joutje Tuerah Kasubdin Perencanaan dan Anggaran dinas PU Sulut.