Berita Sulut, 26 April, 2008


Plt Bupati Diingatkan Lakukan Perubahan di Tonsea

Paimpuluan Ne Tonsea Jakarta Dukung Sompie Singal

Laporan: Budi H Rarumangkay
 

MANADO, Sulutlink. Dukungan terhadap Plt Bupati Minut Drs Sompie Singal terus berdatangan. Kali ini datang dari PAIMPULUAN NE TONSEA (PNT) se Jabodetabek yang akan melaksanakan Musyawarah Keluarga Besar (MKB) ke II pada 3 Mei 2008 mendatang. Bahkan dukungan tersebut seperti dalam press release PNT yang diterima sulutlink Kamis (24/04), disampaikan langsung pada Sompie usai menerima SK Plt dari Mendagri dalam pertemuan singkat di Resto Solaria Gedung Sudirman Plaza pukul 16.30 Wib, Jumat (18/04), sebelum Plt Bupati bertolak balik ke Manado.
 

Dalam pertemuan itu seperti disampaikan Theresia Rooroh Paruntu yang juga sebagai Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Keluarga Besar (MKB) ke II Paimpunan Ne Tonsea se Jabodetabek, banyak hal yang bicarakan, selain menyangkut permasalahan penciptaan lapangan kerja, seperti; pengiriman tenaga kerja ke luar negeri sebagai Perawat dan bagi kaum prianya pada sektor Energi dan Maritim di berbagai negara yang membutuhkan, namun juga perhatian serius pada sektor Pendidikan dan Kesehatan terutama kepada anak-anak putus sekolah, anak-anak berprestasi namun kurang dana penunjang untuk kelanjutan sekolah, dengan tidak melupakan program “Penghijauan”, di negeri Tonsea.

Bahkan ungkap Isye demikian Rooroh-Paruntu biasa disapa, dalam pertemuan penuh kekeluargaan itu, diutarakan Plt Bupati sangat ingin memajukan kebudayaan dan kesenian Minut khususnya bagi etnis Tonsea. Hal itu ditekankan sebab sekarang ini, hanya ada beberapa kampong di Tonsea yang masyarakatnya masih menggunakan secara fasih Bahasa Daerah Tonsea, seperti desa Tumaluntung, desa Laikit, desa Lembean, desa Paslaten, desa Matungkas. Pada desa-desa yang lain, hanya tinggal generasi tua mereka yang masih menggunakan bahasa Daerah Tonsea. Ini perlu dibangkitkan kembali. Selian itu, Internet system perlu digalakan sehingga global informasi dapat diketahui oleh para generasi muda di Tonsea.
 

Karenanya disepakati agar Tou Tonsea se dunia untuk mulai memberikan “perhatian”, bahkan akan lebih baik dapat memberikan “sumbangsih” baik itu berupa materi atau dukungan moril, terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat Minahasa, khususnya yang berada di Kabupaten Minahasa Utara. Hal ini juga tambah Isye menjadi perhatian Ketua Umum PNT Ibu Linda Lubis Sundah pada tanggal 14 April 2008 lalu dengan gerakan mendonasi buku-buku sekolah langsung ke daerah Tonsea, dimana salah satu program PNT adalah mendukung dan memperhatikan pendidikan anak-anak di Tonsea.

 

“Perhatian Plt Bupati Somoie Singal terhadap aspirasi warga Tonsea perantauan sangat baik. Dia mau mendengarkan masukan dari kami. Pertemuan singkat ini memberikan arti tersendiri bagi PNT Jakarta, mengingat bahwa harapan-harapan yang sudah diutarakan kepada Sompie Singal mendapat tanggapan serius, sehingga apapun program kerja yang dicanangkan nanti pada Musyawarah Keluarga Besar (MKB) Paimpuluan Ne Tonsea, akan menjadi bagian perhatian dari beliau,”kata Isye, Boy Sompotan dan Boy Rondonuwu.

 

Selain itu disampaikan., berkaitan dengan jelang berakhirnya masa bakti Pengurus PAIMPULUAN NE TONSEA 2003-2008, Progress Kerja Pengurus masih tetap berlangsung. Ketua Umum ibu Linda Lubis Sundah masih terus bekerja bersama-sama dengan anggota Badan Pengurus lainnya melanjutkan kegiatan sosial, yaitu:Pembagian buku kepada donasi buku-buku langsung kepada sekolah di daerah Tonsea (tgl 14 April 2008) – team Linda Lubis Sundah, Jemima Syukur Lontoh, Daniel Wullur berangkat ke Manado. Dengan misi memberi pencerahan dan masukkan ilmu yang bersifat pengetahuan praktis, ilmu terapan modern yang dapat digunakan setiap saat dan dapat memberikan pengajaran praktikal kepada siapa saja, khususnya kepada anak2 didik dan para guru yang nantinya dapat diperluas kepada masyarakat Tonsea, mencerdaskan anak didik di lingkungan Tonsea dengan program pemberian bantuan berupa buku-buku Pendidikan bagi setiap siswa yang ada di tingkat SD, SMP dan SMA. Serta, kunjungan Kasih kepada anak-anak di Panti Asuhan Tuna Ganda pada Rabu, 23 April 2008.

 

lebih lanjut Isye mengatakan, Kerukunan pasti akan terpelihara saat kita mau melihat dari dua sisi, yaitu, ketika ada kebaikan, mari kita nikmati bersama, ketika ada kesulitan, setiap kritik dan pesan demi kebaikan seharusnya diterima dengan lapang dada. Dan bukan meninggalkan hal-hal yang tidak tuntas sehingga membuat bekas yang sangat tidak enak.

 

“Jadilah warga TONSEA yang punya tanggung jawab, berani menanggung resiko dan tetap berada pada jalan yang benar,”kata Isye Ketua Panitia Pelaksana MKB ke II dan Sekertaris Perly Rotinsulu

    Berikut susunan panitia kerja 2008 MKB ke II Paimpuluan Ne Tonsea se Jabodetabek:

     

    Penasehat:

    Timbul Thomas Lubis

    Frits B Wullur

    Cornelia Vega Moningka

     

    Panitia Pengarah;

    Linda Lubis Sundah

    Rudolf Rondonuwu

    Obert Awuy

    Jerry Logahan

    Pieter Pongoh

    Boy RS Sompotan

    Arthur Rumimpunu

     

    Panitia Pelaksana;

    Ketua : Theresia Rooroh Paruntu

    Sekertaris: Perly Rotinsulu

    Bendahara; Frans Runtunuwu

    Debby Waturandang

    Daniel Wullur

     

    Seksi Persidangan:

    Felix Luntungan

    Djemmy Mokolensang

    Leonni Lolong

    Ferdinando Walangare

    Arnold T Bolung

    Petra Dondokambay

    Flip Tombokan

    Revol Wenas

    Willy Worotikan

    Adrie Rumamoek

    Heintje Wagiu

     

    Seksi Penerima Tamu/Kunsomsi:

    Helly Kusno Wenas

    Pauline Warganegara Karundeng

    Syuul Thomas Nasution

    Berty Sigarlaki

    Kelly Mailoor

    Jemima Syukur Lontoh

     

    Keamanan Kesehatan:

    Letkol AD Robby Pangau

    Hanny Manoppo

    Piet Assa

    dr Oddy Pangerapan

    Ekky Kapoyos

    Alex Sasela

    Julius Pinontoan

     

    Informasi Dokumentasi:

    Niko Karundeng

    Pieter kopero Pongoh
    Heinrich Warouw-Watupongoh

     

    Perlengkapan Logistik:

    Ruddy Gerungan

    John Rondonuwu