|
Plt Bupati Diingatkan
Lakukan Perubahan di
Tonsea
Paimpuluan Ne Tonsea
Jakarta Dukung
Sompie Singal
Laporan: Budi H
Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Dukungan
terhadap Plt Bupati
Minut Drs Sompie Singal
terus berdatangan. Kali
ini datang dari
PAIMPULUAN NE TONSEA (PNT)
se Jabodetabek yang akan
melaksanakan Musyawarah
Keluarga Besar (MKB) ke
II pada 3 Mei 2008
mendatang. Bahkan
dukungan tersebut
seperti dalam press
release PNT yang
diterima sulutlink
Kamis (24/04),
disampaikan langsung
pada Sompie usai
menerima SK Plt dari
Mendagri dalam pertemuan
singkat di Resto Solaria
Gedung Sudirman Plaza
pukul 16.30 Wib, Jumat
(18/04), sebelum Plt
Bupati bertolak balik ke
Manado.
Dalam pertemuan itu
seperti disampaikan
Theresia Rooroh Paruntu
yang juga sebagai Ketua
Panitia Pelaksana
Musyawarah Keluarga
Besar (MKB) ke II
Paimpunan Ne Tonsea se
Jabodetabek, banyak hal
yang bicarakan, selain
menyangkut permasalahan
penciptaan lapangan
kerja, seperti;
pengiriman tenaga kerja
ke luar negeri sebagai
Perawat dan bagi kaum
prianya pada sektor
Energi dan Maritim di
berbagai negara yang
membutuhkan, namun juga
perhatian serius pada
sektor Pendidikan dan
Kesehatan terutama
kepada anak-anak putus
sekolah, anak-anak
berprestasi namun kurang
dana penunjang untuk
kelanjutan sekolah,
dengan tidak melupakan
program “Penghijauan”,
di negeri Tonsea.

Bahkan ungkap Isye
demikian Rooroh-Paruntu
biasa disapa, dalam
pertemuan penuh
kekeluargaan itu,
diutarakan Plt Bupati
sangat ingin memajukan
kebudayaan dan kesenian
Minut khususnya bagi
etnis Tonsea. Hal itu
ditekankan sebab
sekarang ini, hanya ada
beberapa kampong di
Tonsea yang
masyarakatnya masih
menggunakan secara fasih
Bahasa Daerah Tonsea,
seperti desa Tumaluntung,
desa Laikit, desa
Lembean, desa Paslaten,
desa Matungkas. Pada
desa-desa yang lain,
hanya tinggal generasi
tua mereka yang masih
menggunakan bahasa
Daerah Tonsea. Ini perlu
dibangkitkan kembali.
Selian itu, Internet
system perlu digalakan
sehingga global
informasi dapat
diketahui oleh para
generasi muda di Tonsea.
Karenanya disepakati
agar Tou Tonsea se dunia
untuk mulai memberikan “perhatian”,
bahkan akan lebih baik
dapat memberikan
“sumbangsih” baik itu
berupa materi atau
dukungan moril, terhadap
peningkatan
kesejahteraan dan
kemakmuran bagi rakyat
Minahasa, khususnya yang
berada di Kabupaten
Minahasa Utara. Hal ini
juga tambah Isye menjadi
perhatian Ketua Umum PNT
Ibu Linda Lubis Sundah
pada tanggal 14 April
2008 lalu dengan gerakan
mendonasi buku-buku
sekolah langsung ke
daerah Tonsea, dimana
salah satu program PNT
adalah mendukung dan
memperhatikan pendidikan
anak-anak di Tonsea.
“Perhatian Plt Bupati
Somoie Singal terhadap
aspirasi warga Tonsea
perantauan sangat baik.
Dia mau mendengarkan
masukan dari kami.
Pertemuan singkat ini
memberikan arti
tersendiri bagi PNT
Jakarta,
mengingat bahwa
harapan-harapan yang
sudah diutarakan kepada
Sompie Singal mendapat
tanggapan serius,
sehingga apapun program
kerja yang dicanangkan
nanti pada Musyawarah
Keluarga Besar (MKB)
Paimpuluan Ne Tonsea,
akan menjadi bagian
perhatian dari
beliau,”kata Isye, Boy
Sompotan dan Boy
Rondonuwu.
Selain itu disampaikan.,
berkaitan dengan jelang
berakhirnya masa bakti
Pengurus PAIMPULUAN NE
TONSEA 2003-2008,
Progress Kerja Pengurus
masih tetap berlangsung.
Ketua Umum ibu Linda
Lubis Sundah masih terus
bekerja bersama-sama
dengan anggota Badan
Pengurus lainnya
melanjutkan kegiatan
sosial, yaitu:Pembagian
buku kepada
donasi buku-buku
langsung kepada sekolah
di daerah Tonsea (tgl 14
April 2008) – team Linda
Lubis Sundah, Jemima
Syukur Lontoh, Daniel
Wullur berangkat ke
Manado. Dengan
misi memberi pencerahan
dan masukkan ilmu yang
bersifat pengetahuan
praktis, ilmu terapan
modern yang dapat
digunakan setiap saat
dan dapat memberikan
pengajaran praktikal
kepada siapa saja,
khususnya kepada anak2
didik dan para guru yang
nantinya dapat diperluas
kepada masyarakat Tonsea,
mencerdaskan anak didik
di lingkungan Tonsea
dengan program pemberian
bantuan berupa buku-buku
Pendidikan bagi setiap
siswa yang ada di
tingkat SD, SMP dan SMA.
Serta, kunjungan Kasih
kepada anak-anak di
Panti Asuhan Tuna Ganda
pada Rabu, 23 April
2008.
lebih lanjut Isye
mengatakan, Kerukunan
pasti akan terpelihara
saat kita mau melihat
dari dua sisi, yaitu,
ketika ada kebaikan,
mari kita nikmati
bersama, ketika ada
kesulitan, setiap kritik
dan pesan demi kebaikan
seharusnya diterima
dengan lapang dada. Dan
bukan meninggalkan
hal-hal yang tidak
tuntas sehingga membuat
bekas yang sangat tidak
enak.
“Jadilah warga TONSEA
yang punya tanggung
jawab, berani menanggung
resiko dan tetap berada
pada jalan yang
benar,”kata Isye Ketua
Panitia Pelaksana MKB ke
II dan Sekertaris Perly
Rotinsulu
Berikut susunan
panitia kerja 2008
MKB ke II Paimpuluan
Ne Tonsea se
Jabodetabek:
Penasehat:
Timbul Thomas Lubis
Frits B Wullur
Cornelia Vega
Moningka
Panitia Pengarah;
Linda Lubis Sundah
Rudolf Rondonuwu
Obert Awuy
Jerry Logahan
Pieter Pongoh
Boy RS Sompotan
Arthur Rumimpunu
Panitia Pelaksana;
Ketua : Theresia
Rooroh Paruntu
Sekertaris: Perly
Rotinsulu
Bendahara; Frans
Runtunuwu
Debby Waturandang
Daniel Wullur
Seksi Persidangan:
Felix Luntungan
Djemmy Mokolensang
Leonni Lolong
Ferdinando Walangare
Arnold T Bolung
Petra Dondokambay
Flip Tombokan
Revol Wenas
Willy Worotikan
Adrie Rumamoek
Heintje Wagiu
Seksi Penerima
Tamu/Kunsomsi:
Helly Kusno Wenas
Pauline Warganegara
Karundeng
Syuul Thomas
Nasution
Berty Sigarlaki
Kelly Mailoor
Jemima Syukur Lontoh
Keamanan
Kesehatan:
Letkol AD Robby
Pangau
Hanny Manoppo
Piet Assa
dr Oddy Pangerapan
Ekky Kapoyos
Alex Sasela
Julius Pinontoan
Informasi
Dokumentasi:
Niko Karundeng
Pieter kopero Pongoh
Heinrich
Warouw-Watupongoh
Perlengkapan
Logistik:
Ruddy Gerungan
John Rondonuwu
|