WWF dan Valerina
Daniel Datangi
Gedung Putih
Desak Gubernur
Tetap Komitmen Jaga
Lingkungan
Laporan: Budi H
Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink.
Kepedulian Gubernur
Drs Sinyo Harry
Sarundajang (SHS)
dalam menjaga dan
melestarikan
lingkungan di Sulut
terus mendapat
dukungan berbagai
pihak. Tak heran,
dalam sehari Jumat
(25/04) pasca demo
Ikrar Rakyat Sulut
Jaga Lingkungan,
(Baca berita:
Bersama Rakyat SHS
Tolak MSM, red),
mantan Irjen
itu
dikunjungi dua
kelompok yang konsen
lingkungan hidup.
Pertama World Wide
Fund dan kedua
Goodwill Ambassador.
Dalam pertemuan
secara terpisah ini,
mereka sepakat agar
Gubernur tetap
komitmen dalam
melestarikan
lingkungan dan
menjaga perairan
laut dari pencemaran
limbah.
Executive Director
WWF Mubariq Ahmad
dan Angelica
Koordinator WWF
Sulawesi, Director
Marine Wawan dan DR
John Tasirin WWF
Sulut, saat audensi
dengan gubernur
Jumat pagi, mendesak
perlunya
perlindungan kawasan
Taman Laut Nasional
Bunaken yang kini
telah diusulkan
sebagai salah satu
World Herritage
Marine.
Gubernur sendiri
mengatakan, Pemprov
Sulut tetap komit
dengan penyelamatan
lingkungan hidup,
diantaranya
penolakan terhadap
operasional PT MSM
di Minut dan PT
Avocet di Nolmong
karena akan
berdampak pada
pencemaran
lingkungan. Dalam
kesempatan itu,
gubernur menyinggung
soal pembuangana
sampah yang
dilakukan
sembarangan.
“Makanya diperlukan
kajian terhadap arus
laut yang membawa
sampah sampai ke
Taman Laut Bunaken.
“Akan lebih baik
jika dibuatkan film
bawah laut yang
menyoroti penyebaran
sampah yang kemudian
disosialisasikan
melalui berbagai
media televisi agar
masyarakat menyadari
bahwa sampah yang
mereka buang
sembarangan di
sungai tidak hanya
mencemari sungai itu
sendiri tetapi juga
mencemari Taman
Nasional Luat
Bunaken,”kata
gubernur dalam
diskusi singkat
mengenai
persoalan-persoalan
lingkungan di Sulut
bersama tim WWF
tersebut.
Intinya terangnya,
upaya ini perlu
dilakukan agar ada
kesadaran dari
masyarakat untuk
tidak membuang
sampah sembarangan,
sehingga pada
akhirnya apa yang
kita perjuangkan
agar bunaken menjadi
Wold Heritage dapat
terwujud dan
komitmen terhadap
lingkungan hidup
bukan lagi sekedar
menjadi slogan
melainkan
diaktualisasikan
secara nyata dalam
kehidupan
sehari-hari diawali
dengan mendidikan
anak cucu kita untuk
tidak membuang
sampah sembarangan.
Senada dengan itu,
perrtemuan dengan
Valerina Daniel,
Goodwill Ambassador
atau Duta Lingkungan
pada Jumat sore,
juga mengangkat
masalah lingkungan
terutama sampah dan
dukungan terhadap
pelaksanaaan
Festival Bunga
Tomohon dan World
Ocean Conference (WOC)
serta
Manado Kota
Pariwisata Dunia (MKPD).
Mantan runnep-up
Puteri Indonesia
2005 yang juga
mantam jurnalis
Metro TV tersebut
menyatakan salut
atas komitmen SHS
dalam menjaga
lingkungan di Sulut.
Dalam pertemuaan
yang difasilitasi
oleh Juddy Turambi (EPW)
dan EHD Liuw (Kadis
Kehutanan Tomohon)
tersebut, Valerina,
mengatakan bahwa
pejabat itu tidak
hanya dituntut untuk
jago bicara tetapi
juga dapat melakukan
sesuatu yang membawa
manfaat bagi
rakyatnya. Dimata
Valerina daerah kita
mempunyai ciri khas
tersendiri dan
merupakan modal
utama untuk tourism,
“Selama ini kita
hanya terfokus pada
Bali.
Padahal Sulut
memiliki keindahan
alam yang luar biasa.
Ini modal ecotourism
yang besar,” katanya.
Sebelumnya, Valerina
juga mengunjungi
Pemkot Tomohon,
Disana bersama tim
dia diterima Wakil
Walikota Tomohon
Syeni Watoelangkouw.