Berita Sulut, 26 April, 2008


    WWF dan Valerina Daniel Datangi Gedung Putih

    Desak Gubernur Tetap Komitmen Jaga Lingkungan

    Laporan: Budi H Rarumangkay

     

    MANADO, Sulutlink. Kepedulian Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di Sulut terus mendapat dukungan berbagai pihak. Tak heran, dalam sehari Jumat (25/04) pasca demo Ikrar Rakyat Sulut Jaga Lingkungan, (Baca berita: Bersama Rakyat SHS Tolak MSM, red), mantan Irjen itu dikunjungi dua kelompok yang konsen lingkungan hidup. Pertama World Wide Fund dan kedua Goodwill Ambassador. Dalam pertemuan secara terpisah ini, mereka sepakat agar Gubernur tetap komitmen dalam melestarikan lingkungan dan menjaga perairan laut dari pencemaran limbah.

     

    Executive Director WWF Mubariq Ahmad dan Angelica Koordinator WWF Sulawesi, Director Marine Wawan dan DR John Tasirin WWF Sulut, saat audensi dengan gubernur Jumat pagi, mendesak perlunya perlindungan kawasan Taman Laut Nasional Bunaken yang kini telah diusulkan sebagai salah satu World Herritage Marine.
     

    Gubernur sendiri mengatakan, Pemprov Sulut tetap komit dengan penyelamatan lingkungan hidup, diantaranya penolakan terhadap operasional PT MSM di Minut dan PT Avocet di Nolmong karena akan berdampak pada pencemaran lingkungan. Dalam kesempatan itu, gubernur menyinggung soal pembuangana sampah yang dilakukan sembarangan.
     

    “Makanya diperlukan kajian terhadap arus laut yang membawa sampah sampai ke Taman Laut Bunaken. “Akan lebih baik jika dibuatkan film bawah laut yang menyoroti penyebaran sampah yang kemudian disosialisasikan melalui berbagai media televisi agar masyarakat menyadari bahwa sampah yang mereka buang sembarangan di sungai tidak hanya mencemari sungai itu sendiri tetapi juga mencemari Taman Nasional Luat Bunaken,”kata gubernur dalam diskusi singkat mengenai persoalan-persoalan lingkungan di Sulut bersama tim WWF tersebut.

     

    Intinya terangnya, upaya ini perlu dilakukan agar ada kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga pada akhirnya apa yang kita perjuangkan agar bunaken menjadi Wold Heritage dapat terwujud dan komitmen terhadap lingkungan hidup bukan lagi sekedar menjadi slogan melainkan diaktualisasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari diawali dengan mendidikan anak cucu kita untuk tidak membuang sampah sembarangan.

     

    Senada dengan itu, perrtemuan dengan Valerina Daniel, Goodwill Ambassador atau Duta Lingkungan pada Jumat sore, juga mengangkat masalah lingkungan terutama sampah dan dukungan terhadap pelaksanaaan Festival Bunga Tomohon dan World Ocean Conference (WOC) serta Manado Kota Pariwisata Dunia (MKPD). Mantan runnep-up Puteri Indonesia 2005 yang juga mantam jurnalis Metro TV tersebut menyatakan salut atas komitmen SHS dalam menjaga lingkungan di Sulut.

     

    Dalam pertemuaan yang difasilitasi oleh Juddy Turambi (EPW) dan EHD Liuw (Kadis Kehutanan Tomohon) tersebut, Valerina, mengatakan bahwa pejabat itu tidak hanya dituntut untuk jago bicara tetapi juga dapat melakukan sesuatu yang membawa manfaat bagi rakyatnya. Dimata Valerina daerah kita mempunyai ciri khas tersendiri dan merupakan modal utama untuk tourism, “Selama ini kita hanya terfokus pada Bali. Padahal Sulut memiliki keindahan alam yang luar biasa. Ini modal ecotourism yang besar,” katanya. Sebelumnya, Valerina juga mengunjungi Pemkot Tomohon, Disana bersama tim dia diterima Wakil Walikota Tomohon Syeni Watoelangkouw.