|
|
Berita Sulut, 4 April, 2008
Launching 1 Mei 2008 di Bandara
Soekarno-Hatta
Logo WOC di Pampang di Badan
Pesawat Lion Air
Laporan: Budi H Rarumangkay
MANADO, Sulutlink. Terobosan
demi terobosan terus dilakukan
Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Sulut, demi suksesnya
pelaksanaan World Ocean
Conference (WOC) Mei 2009
mendatang. Bahkan maskapai
penerbangan nasional, Lion Air,
digaet untuk mempromosikan
hajatan yang bakal di hadiri
ratusan perwakilan negara di
dunia. Kesepakatan pun terjadi,
Lion Air akan memampang Logo WOC
di badan pesawat, bahkan para
penumpang bisa melihat berbagai
hal tentang WOC melalui
pemutaran film dan majalah saat
penerbangan.
Dikatakan Gubernur Drs Sinyo
Harry Sarundajang saat
perjanjian kesepakatan bersama
dengan Presiden Direktur Lion
Air Rudi Kirana, di kantor
Sekertariat WOC di gedung Bapeda
Sulut, Rabu (02/04). Promosi
yang dilakukan Lion Air ini
merupakan promosi yang sangat
efektif. Dengan demikian, hal
ini akan menjadi sarana untuk
menjangkau negara-negara lain
untuk turut ambil bagian dalam
WOC.
“Launching
pemampangan logo WOC akan
dilakukan pada tanggal 1 Mei
2008 di bandara Soekarno-Hatta,
setelah saya kembali dari
sosialisasi ke beberapa negara
sahabat,”kata gubernur.
Kerjasama ini tambahnya
merupakan berkat bagi Sulut,
sebab selain itu, Lion Air akan
menjadikan Manado sebagai Hub
Asia Timur, juga kita sedang
dipusingkan bagaimana
mendatangkan peserta yang
jumlahnya mencapai sekitar 3
hingga 5 ribu orang. “Nah, Lion
Air kita harapkan akan menjadi
salah satu official carrier,”
kata Sarundajang. “Saya merasa
seperti sudah lama menjadi orang
Manado. Makanya kerjasama ini
adalah tantangan sekaligus
harapan kita semua.. Apalagi
dengan mendatangkan ratusan
pesawat dengan jenis terbaru di
Manado,”katanya seraya
menambahkan dukungan semua pihak
diharapkan agar program bersama
itu berhasil dengan baik.
Kerjasama ini tentu sangat
menunjang dunia pariwisata Sulut.
Diharapkan setelah WOC kunjungan
wisatawan mancanegara akan terus
melonjak naik. Data Badan Pusat
Statistik (BPS) menyebutkan,
tingkat kunjungan wisatawan di
Sulut Februari 2008 menunjukan
adanya trend kenaikan sekitar
18,61 persen. Menurut Kepala BPS
Sulut Drs Jasa Bangun, kunjungan
Wisatawan Mancanegara ke Sulut,
melalui (Point of entry) Bandara
Sam Ratulangi tercatat sebanyak
1.179 orang atau meningkat bila
dibanding tahun 2007 lalu,
dibulan yang sama sekitar 994
orang.
”Jumlah
tersebut naik secara signifikan
pada Januari 2008 hingga
Februari 2008 sekitar 51,74
persen,” ungkapnya.
Kunjungan tersebut berasal dari
777 orang wisatawan mancanegara
yang datang sejak Januari 2008
lalu. Hal yang sama juga dapat
dilihat pada banyaknya tamu yang
datang menginap di hotel
berbintang di Sulut. Dimana
perbandingan pertahun naik dari
4.867 orang (Februari 2007)
menjadi 6.169 orang pada
(Februari 2008), atau naik
setiap bulannya sekitar 1,10
persen dari Januari hingga
Februari 2008.
Sementara dilihat dari jenis
tamu yang berkunjung ke Sulut,
kebanyakan didominasi tamu asal
Belanda yang jumlahnya sekitar
25 orang, kemudian disusul
Amerika Serikat 21 orang dan
Austarlia 17 orang, serta
Negara-negara asia lainya,
sisanya tidak diketahui. Data
tersebut berhasil direkam oleh
BPS Sulut pada posisi Februari
2008 di Bandara Sam Ratulangi.
(Baca berita: Lion Air:
Manado Hub Asia Timur, red)
|
|