Manado Programkan
Hari Bebas Ranmor
Lumentut -
Buchari Bersepedaria, Imba Naik Mikrolet
Laporan: Budi H
Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Kota Manado sebagai ibukota
Provinsi Sulut, terus bergeliat menuju Kota
Sehat. Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi Ssos
akhirnya menetapkan program ramah lingkungan,
melalui Surat Keputusan (SK) yang kemudian
disusul dengan program Hari Tanpa Kendaraan
Bermotor (Ranmor) di lingkungan Pemerintah Kota
(Pemkot) Manado. Pun para PNS Pemkot diwajibkan
setiap hari Senin tidak boleh menggunakan
kendaraan pribadi menuju Kantor Walikota di
Tikala.
Walikota - Imba
begitu dia biasa disapa, inipun memberikan
contoh positif bagi seluruh jajaran
pemerintahannya dengan naik mobil Angkutan Kota
(Angkot) Mikrolet dari rumah dinas di Bumi
Beringin menuju kantor. Hal inipun dilakukannya
saat kembali ke rumah dinasnya, Senin (08/04).
tak pelak pemandangan inipun menjadi tontonan
warga. Bahkan sejumlah penumpang dan sopir
mikrolet memandang sang Panglima Kota Manado ini
dengan heran bercampur takjub dan
senang.(sebelumnya juga Imba telah memberikan
contoh dengan naik Bendi, red).

Kepada sejumlah
wartawan yang ikut meliput peristiwa inii, Imba
mengatakan, karena program ini telah diperkuat
dengan SK maka, seluruh PNS Pemkot wajib tidak
menggunakan kendaraan pribadi ke kantor. “Jika
ada yang melanggar tentunya akan diberikan
sanksi. Jangan kaget sebab saya sendiri juga
sesekali akan keliling meninjau lapangan hingga
di kelurahan,”katanya seraya menambahkan,
pengawasan lapangan dari kecamatan hingga
kelurahan akan dipantau oleh petugas Ketertiban
Umum (Tibum).
Tak kalah heboh,
Wakil Walikota Abdi Buchari SE Msi dan
Sekretaris Kota Manado, DR Ir GS Vecky Lumentut
MSi MM, yang hampir bersamaan tiba di kantor
Pemkot Manado dengan bersepedaria dari rumah
mereka masing-masing. Pun Lumentut yang baru
meraih gelar Doktor tersebut terlihat begitu
enjoy dengan sepedanya.
Dituturkannya,
sebelum sampai di kantor Walikota, dia bersama
sang ajudan naik sepeda dengan mengambil rute
jalan Rike-Samrat-Sarapung-depan Gereja
Sentrum-Sudirman dan berakhir di Kantor Pemkot
jalan Tikala. ”Akan lebih sehat jika menggunakan
alat transportasi dengan bersepeda,” pungkasnya
sambil tersenyum pada sejumlah wartawan.