Berita Sulut, 8 April, 2008


Manado Programkan Hari Bebas Ranmor

Lumentut - Buchari Bersepedaria, Imba Naik Mikrolet

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

MANADO, Sulutlink. Kota Manado sebagai ibukota Provinsi Sulut, terus bergeliat menuju Kota Sehat. Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi Ssos akhirnya menetapkan program ramah lingkungan, melalui Surat Keputusan (SK) yang kemudian disusul dengan program Hari Tanpa Kendaraan Bermotor (Ranmor) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Pun para PNS Pemkot diwajibkan setiap hari Senin tidak boleh menggunakan kendaraan pribadi menuju Kantor Walikota di Tikala.

 

Walikota - Imba begitu dia biasa disapa, inipun memberikan contoh positif bagi seluruh jajaran pemerintahannya dengan naik mobil Angkutan Kota (Angkot) Mikrolet dari rumah dinas di Bumi Beringin menuju kantor. Hal inipun dilakukannya saat kembali ke rumah dinasnya, Senin (08/04). tak pelak pemandangan inipun menjadi tontonan warga. Bahkan sejumlah penumpang dan sopir mikrolet memandang sang Panglima Kota Manado ini dengan heran bercampur takjub dan senang.(sebelumnya juga Imba telah memberikan contoh dengan naik Bendi, red).

Kepada sejumlah wartawan yang ikut meliput peristiwa inii, Imba mengatakan, karena program ini telah diperkuat dengan SK maka, seluruh PNS Pemkot wajib tidak menggunakan kendaraan pribadi ke kantor. “Jika ada yang melanggar tentunya akan diberikan sanksi. Jangan kaget sebab saya sendiri juga sesekali akan keliling meninjau lapangan hingga di kelurahan,”katanya seraya menambahkan, pengawasan lapangan dari kecamatan hingga kelurahan akan dipantau oleh petugas Ketertiban Umum (Tibum).

 

Tak kalah heboh, Wakil Walikota Abdi Buchari SE Msi dan Sekretaris Kota Manado, DR Ir GS Vecky Lumentut MSi MM, yang hampir bersamaan tiba di kantor Pemkot Manado dengan bersepedaria dari rumah mereka masing-masing. Pun Lumentut yang baru meraih gelar Doktor tersebut terlihat begitu enjoy dengan sepedanya.

 

Dituturkannya, sebelum sampai di kantor Walikota, dia bersama sang ajudan naik sepeda dengan mengambil rute jalan Rike-Samrat-Sarapung-depan Gereja Sentrum-Sudirman dan berakhir di Kantor Pemkot jalan Tikala. ”Akan lebih sehat jika menggunakan alat transportasi dengan bersepeda,” pungkasnya sambil tersenyum pada sejumlah wartawan.