Headlines News
KAI, memasang ranjau, mencegah kecelakaan penumpang

Sulutlink.com. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memasang bola-bola beton di sejumlah stasiun di Jakarta dan sekitarnya untuk mencegah penumpang kereta rel listrik naik ke atap.
Ahmad Sujadi, kepala Penertiban Jabodetabek mengatakan pemasangan bola yang dimulai Selasa 1701 ini akan dievaluasi kembali dalam satu minggu untuk menentukan apakah perlu ditambah atau tidak.
"Namun setelah pemasangan sudah tampak hasilnya, tidak ada lagi penumpang di atap di rute Bekasi-Tambun," kata Sujadi kepada BBC Indonesia.
Sujadi juga mengatakan langkah hukum terhadap para penumpang atap ini tetap akan dilaksanakan mulai tanggal 21 Januari.
"Akan ada dokumentasi foto dulu dan baru yang bersangkutan kami proses secara hukum," tambahnya.Terhitung mulai 21 Januari, penumpang atap menghadapi sanksi penjara maksimal tiga bulan dan denda Rp15 juta.
Tahun 2008, paling tidak 53 penumpang atap ini tewas. Tahun lalu jumlah korban berkurang menjadi 11 orangNamun sejumlah penumpang atap yang memiliki komunitas mengatakan masalah ini tidak akan dapat diatasi sampai pemerintah menambah gerbong kereta.
"Saya sangat takut waktu mendengar soal bola-bola ini," kata Mulyanto, yang naik kereta di atap antara Bogor dan Jakarta hampir setiap hari.
"Namun saya rasa itu tidak akan lama. Mereka mencoba mencegah kami naik ke atap... tapi kami selalu menang," kata Mulyanto kepada kantor berita Associated Press.
Kereta rel listrik Jabodetabek merupakan layanan kereta komuter untuk warga pinggiran kota Jakarta dengan jumlah penumpang mencapai 450.000 penumpang per hari.
Harga tiket KRL ber AC termahal mencapai Rp7.000 sedangkan tiket ekonomi seharga RP2.000.