|
Antisipasi Kelangkaan BBM Daerah
Kepulauan
Talaud Bangun Pabrik Coco Bio Diesel
Laporan: Budi H Rarumangkay
MANADO, Sulutlink.
Berbagai cara ditempuh pemerintah untuk keluar dan
bangkit dari krisis BBM. Pun pemprov Sulut melalui Dinas
Perkebunan telah membangun pabrik Coco Bio Diesel untuk
BBM jenis Solar dari Kelapa di Kabupaten Kepulauan
Talaud. Menurut Ir Renne Hosang Kadis Perkebunan Sulut
dalam keterangan resminya pada wartawan, Selasa (10/06),
pembangunan pabrik di Talaud tersebut sudah dimulai
sejak tahun 2007 lalu. Kemudian pada tahun 2008 ini,
pabrik serupa juga akan dibangun di Kabupaten Kepulauan
Sitaro untuk memenuhi kebutuhan masyarakat disekitarnya.
“Ini salah satu upaya pemerintah dalam
menanggulangi kebutuhan akan BBM bagi masyarakat di
kepulauan,”terang Hosang.
Bersamaan dengan itu, Bupati Kabupaten
Talaud dr Elly Lasut, dalam kesempatan terpisah
mengatakan, untuk saat ini kebutuhan akan BBM di Talaud
mulai normal. Apalagi, sudah ada 2 titik penampungan BBM,
dan akan ditambah lagi di daerah Karatung dan Miangas.
“Untuk sementara masih bisa mengakomodir kebutuhan para
pengusaha dan masyarakat setempat. Meski harga BBM jenis
premium mencapai 15 ribu perliternya. Namun kita sudah
menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), jadi
tidak masalah lagi,”terangnya.
Disisi lain, menurut Lasut, ada beberapa
hal yang harus disinkronkan antara pemprov dan kabupaten
agar tidak tumpang tindih dalam membangun. Sebab, akan
berbenturan dengan dana pusat, pemprov dan kabupaten itu
sendiri. Mengingat karakteristik pembangunan kepulauan
harus terencana sistimatis. “Kami sudah menyakinkan
pusat soal betapa pentingnya koordinasi,”tegasnya lagi.
Atas upaya Lasut ke pusat tersebutlah,
daerahnya bakal menjadi tuan rumah Rakornas Daerah
Perbatasan yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 sampai
17 Juni 2008 ini. Dimana 187 daerah perbatasan di
Indonesia akan datang ke Talaud. “Ini penting bagi
pengembangan pembangunan daerah perbatasan ke
depan,”pungkasnya.
|