Berita

Artikel

Ranomawuri

Makatana

Timountalun

Topik Kawanua

Suara Kawanua

Plakat Kawanua

Profil Kawanua

Cirita Grap

Polling SL

News Link

 

 Berita Sulut: 11 Juni 2008

Antisipasi Kelangkaan BBM Daerah Kepulauan

Talaud Bangun Pabrik Coco Bio Diesel

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

MANADO, Sulutlink. Berbagai cara ditempuh pemerintah untuk keluar dan bangkit dari krisis BBM. Pun pemprov Sulut melalui Dinas Perkebunan telah membangun pabrik Coco Bio Diesel untuk BBM jenis Solar dari Kelapa di Kabupaten Kepulauan Talaud. Menurut Ir Renne Hosang Kadis Perkebunan Sulut dalam keterangan resminya pada wartawan, Selasa (10/06), pembangunan pabrik di Talaud tersebut sudah dimulai sejak tahun 2007 lalu. Kemudian pada tahun 2008 ini, pabrik serupa juga akan dibangun di Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk memenuhi kebutuhan masyarakat disekitarnya.

 

“Ini salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi kebutuhan akan BBM bagi masyarakat di kepulauan,”terang Hosang.

 

Bersamaan dengan itu, Bupati Kabupaten Talaud dr Elly Lasut, dalam kesempatan terpisah mengatakan, untuk saat ini kebutuhan akan BBM di Talaud mulai normal. Apalagi, sudah ada 2 titik penampungan BBM, dan akan ditambah lagi di daerah Karatung dan Miangas. “Untuk sementara masih bisa mengakomodir kebutuhan para pengusaha dan masyarakat setempat. Meski harga BBM jenis premium mencapai 15 ribu perliternya. Namun kita sudah menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), jadi tidak masalah lagi,”terangnya.

 

Disisi lain, menurut Lasut, ada beberapa hal yang harus disinkronkan antara pemprov dan kabupaten agar tidak tumpang tindih dalam membangun. Sebab, akan berbenturan dengan dana pusat, pemprov dan kabupaten itu sendiri. Mengingat karakteristik pembangunan kepulauan harus terencana sistimatis.  “Kami sudah menyakinkan pusat soal betapa pentingnya koordinasi,”tegasnya lagi.

 

Atas upaya Lasut ke pusat tersebutlah, daerahnya bakal menjadi tuan rumah Rakornas Daerah Perbatasan yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 17 Juni 2008 ini.  Dimana 187 daerah perbatasan di Indonesia akan datang ke Talaud. “Ini penting bagi pengembangan pembangunan daerah perbatasan ke depan,”pungkasnya.