|
Pohon Kelapa Diserang Busuk
Pucuk
Ribuan Warga Minsela Ancam Demo Pemerintah
Laporan Denni Pinontoan
Sulutlink.com,
Manado. Ribuan petani kelapa asal Minsela (Minahasa
Selatan Atas) mengancam akan menggelar demo
besar-besaran terkait kinerja Dinas Perkebunan Minahasa
Selatan (Minsel) yang dinilai kurang serius dan terkesan
pilih kasih dalam mengatasi penyakit busuk pucuk pohon
kelapa di 17 kecamatan di Kabupaten Minsel.
Ferry Taroreh dan Steven
Legi, tokoh pemuda asal kecamatan Motoling Sabtu (14/06)
mengatakan, mereka bersama dengan ribuan petani kelapa
asal Kecamatan Motoling dan Ranoyapo serta sejumlah
kecamatan lainnya di kabupaten teguh bersinar itu
berencana akan menggelar demo terkait dengan
ketidakseriusan Dinas Perkebunan Minsel dalam mengatasi
persoalan penyakit busuk pucuk yang mengancam ribuan
kelapa di daerahnya. “Kami sangat kecewa dengan kinerja
pemerintah Minahasa Selatan dalam hal ini Dinas
Perkebunan yang hingga kini belum melakukan apa-apa
untuk mencegah makin buruknya keadaan pohon kelapa kami
akibat penyakit busuk pucuk tersebut,” kata keduanya.
Menanggapi hal itu, Kadis
Perkebunan Minsel, Ir Izaak Habibu kepada wartawan
mengatakan, membantah tudingan warga Minsela kepada
pihaknya. “Ya, itu tidak benar. Karena kami sudah
melakukan yang terbaik dan maksimal tanpa mengenal waktu
serta tak pilih kasih dalam memberikan pelayanan. Kami
sudah maksimal memberantas penyakit busuk pucuk di
Minsel,” kata Habibu.
Data dari Dinas Perkebunan
Sulut, laju kerusakan akibat hama Sexava dan jamur busuk
pucuk (1.752.078 pohon), 3 kali lebih besar dibadingkan
dengan tingkat peremajaan kelapa (574.000 pohon).
Dengan asumsi mortalitas (kepunahan)
kelapa hanya oleh Sexava dan busuk pucuk (Phytopthora
palmivora) saja sebanyak 1.752.078 pohon per tahun,
diperkirakan 17 tahun ke depan atau 2024 kelapa di Sulut
tinggal kenangan.
|