Berita

Artikel

Ranomawuri

Makatana

Timountalun

Topik Kawanua

Suara Kawanua

Plakat Kawanua

Profil Kawanua

Cirita Grap

Polling SL

News Link

 

 Berita Sulut: 19 Juni 2008

Ratusan Warga Sambut Sukacita Pengobatan Gratis YHD

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

MINSEL, Sulutlink. Penderitaan ratusan warga di dua desa yakni; desa Maliku dan Kota Menara Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terobati. Menyusul Yayasan Humphrey Djemat (YHD) yang diketuai Paula Sinjal SH, sejak Senin (16/06) hingga Selasa (17/06) melakukan operasi Katarak gratis. Selain itu, YHD juga memberikan pengobatan cuma-cuma bagi warga yang terkena dampak langsung pasca letusan Soputan, terutama penyakit yang berhubungan dengan pernapasan. Selain itu, pemberian Diakonia Sembako, dan sumbangan bagi kelanjutan pembangunan rumah ibadah serta pemberian ribuan bibit ikan emas untuk budidaya ikan air tawar.

 

“Puji syukur pada Tuhan, dalam dua hari ini pengobatan gratis berlangsung dengan baik. Apalagi tim YHD yang turun ke lapangan di dampingi 20 dokter ahli dari berbagai daerah di Indonesia dengan membawa perlengkapan medis lengkap untuk operasi Katarak bagi 18 orang penderita. Pasein dipastikan akan bertambah sebab pengobatan akan berlangsung hingga Kamis (19/06),”terang Paula pada sulutlink, Selasa (16/06) malam.

 

Pengobatan gratis Katarak tersebut berlangsung di Rumah Sakit (RS) Kalooran GMIM Amurang. Dimana pada Senin (16/06) sebanyak 12 orang dokter ahli Katarak dari Papua dan Samarinda ikut terpanggil dalam aksi kemanusiaan ini. Begitu juga pada Selasa (17/06) tim YHD didampingi 8 orang dokter ahli. Selain itu, pemberian Diakonia Sembako bagi 390 Kepala Keluarga (KK) desa Maliku dan 240 KK untuk desa Kota Menara. Tim dokter itu sendiri dibawa pimpinan dr Herry Sumual, Ketua Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI) . “Dia dibantu oleh dr Arie Umboh yang datang langsung dari Samarinda dan dr Grace Tenoch dari Papua,”jelas Paula yang dibenarkan Henny Korah Langi.

 

Dituturkan Paula yang turun bersama tim YHD diantaranya; Henny Korah Langi, Berny Tamara, Welly Rawung, Humphrey Djemat, beserta sejumlah tim dokter ahli, ada rasa haru saat melihat warga begitu bersukacita menyambut uluran tangan mereka. Bahkan, tak henti-hentinya warga di dua desa yang sering terkena langsung semburan asap dan debu Soputan tersebut, menyatakan rasa terimakasihnya.

“Warga berharap agar ada yayasan-yayasan lain yang ikut tergerak hatinya membantu kesulitan rakyat kecil seperti mereka untuk keluar dari himpitan kesulitan hidup,”ujar dr D Katiandagho Direktur RS Kalooran GMIM Amurang mewakili warga di dua desa tersebut..

 

Dalam kesempatan itu juga Paula menepis berbagai tanggapan miring atas sepak terjangnya selama ini.  Dikatakannya, biarlah Tuhan yang menilai apa yang telah mereka perbuat. “Yang pasti, sebagai Tou Minahasa perantauan saya bersama tim YHD sudah berbuat untuk rakyat meski baru sedikit. Inilah sumbangsih kami bagi daerah. Semoga kedepan akan bertambah bukan hanya di Minsel tapi juga di seluruh Sulut. Intinya, misi kami untuk kemanusiaan,”katanya lagi.