|
Ratusan Warga Sambut
Sukacita Pengobatan Gratis YHD
Laporan: Budi H Rarumangkay
MINSEL,
Sulutlink. Penderitaan ratusan
warga di dua desa yakni; desa Maliku dan Kota Menara
Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terobati. Menyusul
Yayasan Humphrey Djemat (YHD) yang diketuai Paula Sinjal
SH, sejak Senin (16/06) hingga Selasa (17/06) melakukan
operasi Katarak gratis. Selain itu, YHD juga memberikan
pengobatan cuma-cuma bagi warga yang terkena dampak
langsung pasca letusan Soputan, terutama penyakit yang
berhubungan dengan pernapasan. Selain itu, pemberian
Diakonia Sembako, dan sumbangan bagi kelanjutan
pembangunan rumah ibadah serta pemberian ribuan bibit
ikan emas untuk budidaya ikan air tawar.
“Puji syukur pada Tuhan,
dalam dua hari ini pengobatan gratis berlangsung dengan
baik. Apalagi tim YHD
yang
turun ke lapangan di dampingi 20 dokter ahli dari
berbagai daerah di Indonesia dengan membawa perlengkapan
medis lengkap untuk operasi Katarak bagi 18 orang
penderita. Pasein dipastikan akan bertambah sebab
pengobatan akan berlangsung hingga Kamis (19/06),”terang
Paula pada sulutlink, Selasa (16/06) malam.
Pengobatan gratis Katarak
tersebut berlangsung di Rumah Sakit (RS) Kalooran GMIM
Amurang. Dimana pada Senin (16/06) sebanyak 12 orang
dokter ahli Katarak dari Papua dan Samarinda ikut
terpanggil dalam aksi kemanusiaan ini. Begitu juga pada
Selasa (17/06) tim YHD didampingi 8 orang dokter ahli.
Selain itu, pemberian Diakonia Sembako bagi 390 Kepala
Keluarga (KK) desa Maliku dan 240 KK untuk desa Kota
Menara. Tim dokter itu sendiri dibawa pimpinan dr Herry
Sumual, Ketua Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI)
. “Dia dibantu oleh dr Arie Umboh yang datang langsung
dari Samarinda dan dr Grace Tenoch dari Papua,”jelas
Paula yang dibenarkan Henny Korah Langi.
Dituturkan
Paula yang turun bersama tim YHD diantaranya; Henny
Korah Langi, Berny Tamara, Welly Rawung, Humphrey Djemat,
beserta sejumlah tim dokter ahli, ada rasa haru saat
melihat warga begitu bersukacita menyambut uluran tangan
mereka. Bahkan, tak henti-hentinya warga di dua desa
yang sering terkena langsung semburan asap dan debu
Soputan tersebut, menyatakan rasa terimakasihnya.
“Warga berharap agar ada
yayasan-yayasan lain yang ikut tergerak hatinya membantu
kesulitan rakyat kecil seperti mereka untuk keluar dari
himpitan kesulitan hidup,”ujar dr D Katiandagho Direktur
RS Kalooran GMIM Amurang mewakili warga di dua desa
tersebut..
Dalam kesempatan itu juga
Paula menepis berbagai tanggapan miring atas sepak
terjangnya selama ini. Dikatakannya, biarlah Tuhan yang
menilai apa yang telah mereka perbuat. “Yang pasti,
sebagai Tou Minahasa perantauan saya bersama tim YHD
sudah berbuat untuk rakyat meski baru sedikit. Inilah
sumbangsih kami bagi daerah. Semoga kedepan akan
bertambah bukan hanya di Minsel tapi juga di seluruh
Sulut. Intinya, misi kami untuk kemanusiaan,”katanya
lagi.
|