|
Bangkitkan Spirit Of The
Nation
Obor Nusantara “Bertapa”
5 Hari di Sulut
Laporan: Budi H Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Setelah dilepas 5
Juni 2008 lalu oleh Mendagri Mardiyanto di
Merauke, akhirnya Obor Nusantara tiba di Manado, Kamis
(19/06). Kirab Obor Nusantara dalam rangka peringatan
100 tahun kebangkitan Nasional Indonesia tersebut, tiba
di Bandara Samratulngi sekitar pukul 13.30 wita. Dengan
dikawal ormas kepemudaan dan LSM, Obor Putih langsung
dibawa menuju kantor gubernur dan kemudian di arak
keliling Kota Manado. Obor Putih untuk kawasan Indonesia
Timur ini direncanakan akan dipertemukan dengan Obor
Merah di Jakarta pada tanggal 28 Juni 2008 bersamaan
dengan Obor Merah yang dilepas Menteri Sosial Bachtiar
Chamsyah di Sabang.
Setelah
itu, jelas Drs Roy Tumiwa Karo Tata Pemerintahan yang
jadi komandan upacara penerimaan Obor Putih di halaman
kantor gubernur mengatakan, Obor Putih yang titik apinya
diambil dari desa Sato-suku Mori, yang berbatasan
langsung dengan negara Papua New Guinea (PNG), akan
berada di Bumi Nyiur Melambai selama 5 hari. “Setelah
diterima oleh pak Sekprov Obor Nusantara kemudian
diberikan ke Pemkot Manado, setelah itu menuju Minahasa,
Minsel, Bolmong, bolmut kemudian ke Provinsi
Gorontalo,”katanya seraya menambahkan, sebelumnya, Obor
Nusantara dalam perjalanannya menuju Sulut, sudah
melewati Jayapura, Manokkuari, Sorong, Ternate, dan
Tidore.
Ditambahkan Ir Recky
Toemandoek Kadis Kesos Sulut, selama menempuh
perjalanannya, baik Obor Putih, maupun Obor Merah, akan
menyerap semua aspirasi rakyat Indonesia dari 33
Provinsi di tanah air, kemudian akan disampaikan ke
Presiden SBY. “Termasuk aspirasi dari Sulut,”terang
Toemandoek selaku panitia lokal Kirab Nasional Obor
Nusantara.
Sementara itu, Presiden RI
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutan Deklarasi
Indonesia Bisa, yang dibacakan Sekdaprov Sulut Drs Robby
Mamuaja, memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan
yang maha kuasa, dan dengan menyampaikan rasa hormat,
terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya
kepada para pahlawan dan pejuang bangsa.
“Bertepatan dengan 100 tahun
kebangkitan nasional ini, saya mengajak seluruh rakyat
Indonesia untuk menyatukan tekad, meneruskan pembangunan
bangsa menuju Indonesia maju dan sejahtera abad 21
tantangan yang kita hadapi untuk menjadi negara maju dan
sejahtera, akan makin berat dan kompleks, tapi, kita
percaya, dengan ridho Allah, dan dengan persatuan,
kebersamaan dan kerjakeras kita semua, cita-cita ini
bisa kita wujudkan dengan kemandirian, daya saing dan
peradaban bangsa yang makin tinggi, kita bisa menjadi
negara maju dan sejahtera. Oleh karena itu,
saudara-suadara, pada hari yang bersejarah ini, mari
bersama-sama kita gelorakan INDONESIA BISA,”katanya.
Sedangkan Gubernur Drs Sinyo
Harry Sarundajang (SHS) yang juga sambutannya di
bacakan oleh Sekdaprov Sulut mengatakan, dengan tibanya
Obor Nusantara di Bumi Nyiur Melambai, merupakan suatu
kebanggaan bagi seluruh komponen masyarakat Sulut.
Karena Obor Nusantara merupakan perlambang dari
berkobarnya semangat kebangsaan dan kebangkitan
nasional. “Dengan tibanya Obor Nusantara di Sulut, akan
semakin menggelorakan dan memberikan energi bagi tetap
berkobarnya jiwa dan semangat kebangsaan setiap anak
bangsa di daerah ini,”katanya.
Dalam momentum inilah lanjut
SHS, akan semakin menggelorakan spirit dan wawasan
kebangsaan kita bersama, untuk terus berjuang memberikan
yang terbaik dalam menata kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara menuju terwujudnya cita-cita
proklamasi kemerdekaan RI, sebagaimana tema besar yang
diusung oleh Kirab Obor Nusantara, yaitu; Bersatu
Membangun Negeri;Menggugah Semngat Kebangsaan, Menggugat
Semangat Kepedulian;
|