Berita

Artikel

Ranomawuri

Makatana

Timountalun

Topik Kawanua

Suara Kawanua

Plakat Kawanua

Profil Kawanua

Cirita Grap

Polling SL

News Link

 

 Berita Sulut: 20 Juni 2008

Bangkitkan Spirit Of The Nation

Obor Nusantara “Bertapa” 5 Hari di Sulut

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

MANADO, Sulutlink. Setelah dilepas 5 Juni 2008 lalu oleh Mendagri Mardiyanto di Merauke, akhirnya Obor Nusantara tiba di Manado, Kamis (19/06). Kirab Obor Nusantara dalam rangka peringatan 100 tahun kebangkitan Nasional Indonesia tersebut, tiba di Bandara Samratulngi sekitar pukul 13.30 wita. Dengan dikawal ormas kepemudaan dan LSM, Obor Putih langsung dibawa menuju kantor gubernur dan kemudian di arak keliling Kota Manado. Obor Putih untuk kawasan Indonesia Timur ini direncanakan akan dipertemukan dengan Obor Merah di Jakarta pada tanggal 28 Juni 2008 bersamaan dengan Obor Merah yang dilepas Menteri Sosial  Bachtiar Chamsyah di Sabang.

 

Setelah itu, jelas Drs Roy Tumiwa Karo Tata Pemerintahan yang jadi komandan upacara penerimaan Obor Putih di halaman kantor gubernur mengatakan, Obor Putih yang titik apinya diambil dari desa Sato-suku Mori, yang berbatasan langsung dengan negara Papua New Guinea (PNG), akan berada di Bumi Nyiur Melambai selama 5 hari. “Setelah diterima oleh pak Sekprov Obor Nusantara kemudian diberikan ke Pemkot Manado, setelah itu menuju Minahasa, Minsel, Bolmong, bolmut kemudian ke Provinsi Gorontalo,”katanya seraya menambahkan, sebelumnya, Obor Nusantara dalam perjalanannya menuju Sulut, sudah melewati Jayapura, Manokkuari, Sorong, Ternate, dan Tidore.

 

Ditambahkan Ir Recky Toemandoek Kadis Kesos Sulut, selama menempuh perjalanannya, baik Obor Putih, maupun Obor Merah, akan menyerap semua aspirasi rakyat Indonesia dari 33 Provinsi di tanah air, kemudian akan disampaikan ke Presiden SBY. “Termasuk aspirasi dari Sulut,”terang Toemandoek selaku panitia lokal Kirab Nasional Obor Nusantara.

 

Sementara itu, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutan Deklarasi Indonesia Bisa, yang dibacakan Sekdaprov Sulut Drs Robby Mamuaja, memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang maha kuasa, dan dengan menyampaikan rasa hormat, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pahlawan dan pejuang bangsa.

 

“Bertepatan dengan 100 tahun kebangkitan nasional ini, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menyatukan tekad, meneruskan pembangunan bangsa menuju Indonesia maju dan sejahtera abad 21 tantangan yang kita hadapi untuk menjadi negara maju dan sejahtera, akan makin berat dan kompleks, tapi, kita percaya, dengan ridho Allah, dan dengan persatuan, kebersamaan dan kerjakeras kita semua, cita-cita ini bisa kita wujudkan dengan kemandirian, daya saing dan peradaban bangsa yang makin tinggi, kita bisa menjadi negara maju dan sejahtera. Oleh karena itu, saudara-suadara, pada hari yang bersejarah ini, mari bersama-sama kita gelorakan INDONESIA BISA,”katanya.

 

Sedangkan Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS)  yang juga sambutannya di bacakan oleh Sekdaprov Sulut mengatakan, dengan tibanya Obor Nusantara di Bumi Nyiur Melambai, merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh komponen masyarakat Sulut. Karena Obor Nusantara merupakan perlambang dari berkobarnya semangat kebangsaan dan kebangkitan nasional. “Dengan tibanya Obor Nusantara di Sulut, akan semakin menggelorakan dan memberikan energi bagi tetap berkobarnya jiwa dan semangat kebangsaan setiap anak bangsa di daerah ini,”katanya.

 

Dalam momentum inilah lanjut SHS, akan semakin menggelorakan spirit dan wawasan kebangsaan kita bersama, untuk terus berjuang memberikan yang terbaik dalam menata kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju terwujudnya cita-cita proklamasi kemerdekaan RI, sebagaimana tema besar yang diusung oleh Kirab Obor Nusantara, yaitu; Bersatu Membangun Negeri;Menggugah Semngat Kebangsaan, Menggugat Semangat Kepedulian;