Berita

Artikel

Ranomawuri

Makatana

Timountalun

Topik Kawanua

Suara Kawanua

Plakat Kawanua

Profil Kawanua

Cirita Grap

Polling SL

News Link

 

 Berita Sulut: 21 Juni 2008

Deplomasi Tinutuan, SHS  Hipnotis 17 Negara Sahabat di PBB

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

Sulutlink.com, Manado. Setidaknya 17 negara sahabat perwakilan tetap di PBB masing-masing; South Africa, Japan, Australia, Brunei, Tanzania, USA, Netherland, Chile, Malaysia, China, Jamaica, Canada, India, Egypt, New Zealand, Oman, dan Germany, berhasil diyakinkan rombongan Indonesia yang dipimpin Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS), dalam mensosialisasikan pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) 2009 di Manado.

 

Menariknya terang Dr Noldy Tuerah (Tim WOC Sulut) dan Dr Tonny Wagey (Departemen Kelautan dan Perikanan) saat mendampingi SHS melalui release yang diterima sulutlink, Jumat (20/06), meeting yang dilakukan diruangan Perwakilan Tetap RI (PTRI) di New York, tanggal 19 Juni 2008 sekitar pukul 08.00-09.30 waktu setempat tersebut, sambil menyantap makanan khas Manado, Tinutuan, Ikan Garam dan Dabu-Dabu Roa, yang disiapkan secara khusus oleh koki Manado di PTRI.

 

“Dalam kesempatan itu juga Duta Besar dan Perwakilan Tetap Indonesia di PBB Bpk. Marty Natalegawa menyampaikan pada perwakilan Negara-negara sahabat mengenai

Penyelenggaraan World Ocean Conference di Manado 2009,”tulis Tuerah dan Wagey.

 

Setelah itu, penjelasan substansi dan rencana tindak-lanjut disampaikan oleh Eddy Pratomo, Dirjen Hukum dan Perjanjian International (Deplu). “Setelah itu, kesempatan Gubernur SHS sebagai sebagai tuan rumah pelaksanaan WOC 09 menyampaikan kesiapan pemerintah menyelenggarakan WOC. Gubernur SHS menjelaskan mengenai penemuan fosil hidup berupa Ikan Purba- Raja Laut- Coelacant di teluk Manado,”kata keduanya.

 

Dijelaskan, tujuan meeting informal ini untuk melakukan lobby khusus kepada mereka untuk turut serta pada WOC 09 serta mendukung gagasan Indonesia setelah WOC. Meeting tersebut mendapat response sangat positif serta mendukung inisiatif Indonesia menggagas Ocean And Climate Change yg belum banyak dibahas selama ini. Informal meeting ini diikuti juga oleh Dr. Gelwyn Jusuf, Mr. Asep Muhammad, Dr Tonny Wagey (Departemen Kelautan dan Perikanan), dan  Dr. Noldy Tuerah.

 

Di sela-sela kesibukan delegasi Indonesia mengikuti Meeting of States Parties to the United Nations Convention on the Law of the Sea, setelah tiba di New York jam 11.00 waktu setempat (selisih 12 jam dgn Manado) tgl 18 Juni, setelah melakukan perjalanan 22 jam dari Jakarta—langsung melakukan pertemuan dengan Duta Besar dan Perwakilan Tetap Indonesia di PBB dan Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional, sore jam 16.00 di lounge PBB dilakukan informal meeting dengan ketua delegasi Korea Selatan.

 

Selanjutnya, usai makan siang 19 Juni, Gubernur Sulut dan Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional (Deplu) melakukan informal meeting dengan ketua delegasi USA, Australia, Canada, dan China secara terpisah di lounge PBB, New York. Penyampaian secara resmi oleh delegasi Indonesia ke forum PBB mengenai World Ocean Conference 09 akan disampaikan besok tanggal 20 Juni 2008.

 

“Perlu diketahui, kehadiran, Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang di Meeting of States Parties to the United Nations Convention on the Law of the Sea, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York ditugaskan khusus oleh Bapak Presiden RI untuk melakukan lobby dan mengundang untuk hadir pada WOC 09 di Manado 11-15 Mei 2009.,”pungkas Tuerah maupun Wagey.