|
Pengucapan Syukur Minsel Semarak
Para Bacaleg
Kampanyekan Diri
Laporan
Denni Pinontoan
Amurang,
Sulutlink.
Meski daftar nama caleg belum ditetapkan, namun sejumlah
sejumlah bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari
sejumlah Partai Politik di Kabupaten Minahasa mulai
beraksi. Pengucapan Syukur Minggu (13/0) pun menjadi
ajang kampanye para bacaleg tersebut dengan memasang
baliho dan spanduk yang mencatumkan foto diri serta
kalimat ucapan selamat merayakan “Pengucapan Syukur”.
Baliho dan spanduk-spanduk tersebut menambah keunikan
pemandangan di hari Pengucapan Syukur tahun ini, selain
rutinitas biasa di hari raya itu, yaitu kemacetan dan
kepadatan tamu.
Baliho
dan spanduk-spanduk ini bisa dilihat di sejumlah ruas
jalan di Amurang, misalnya di depan bekas Kantor Bupati,
Jembatan Ranoyapo dan bahkan di pusat kecamatan Motoling.
Bacaleg yang dominan terlihat baliho dan spanduknya
antaranya dari Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai
Damai Sejahtera dan Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan. Sementara Parpol-parpol baru hanya memasang
spanduk dan bendera Partai saja.
Wenly
Kawengian, Ketua PAC Partai Demokrat Motoling Barat,
yang juga disebut-sebut sebagai bacaleg mengatakan,
sistem pemilu yang diterapkan sekarang memang membuka
kesempatan kepada masing-masing individu yang ingin maju
menjadi anggota legislatif untuk melakukan upaya kreatif
dalam mengkampanyekan dirinya. “Ini memang sesuatu yang
harus terjadi ketika sistem pemilu kita membuat pemilih
melihat figur bukan lagi terutama partai. Dan ini
menurut sekelompok orang efektif untuk mensosialisasikan
diri,” ujar Kawengian.
Ketika
ditanya kenapa dia tidak ikut memasang baliho atau
spanduk seperti para bacaleg lainnya, Kawengian
mengatakan, masing-masing bacaleg tentu punya
strateginya masing-masing. “Saya memang tidak memasang
baliho atau spanduk mengucapkan ‘Selamat Pengucapan
Syukur”, karena strategi yang saya pilih adalah
bersoalisasi langsung dengan calon pemilih terutama di
dapil saya,” ujarnya.
Tokoh
Pemuda Kecamatan Motoling Steven Legi kepada Sulutlink
Senin (14/7) menanggapi fenomena politik ini mengatakan,
siapa yang saja yang ingin maju menjadi anggota
legislatif dalam Pemilu 2009 nanti sah-sah saja memakai
strategi itu. Tapi, dia mengingatkan bahwa rakyat
sekarang sudah punya cukup pengalaman untuk tidak
langsung percaya dengan tampilan. “Yang terutama, para
bacaleg itu harus punya komitmen. Dan, pemilih tidak
tahu itu hanya dari baliho atau spanduk, tapi dari
track record mereka, “ katanya.
Soal
caleg nanti yang ideal di Minsel, menurut Legi, pertama
harus punya visi, misi dan spirit yang jelas dalam
membangun Minahasa Selatan. Berikut, muda dan dinamis
serta punya kemampuan dalam mengidentifikasi masalah
terutama di daerah pemilihan. “Dan sudah tentu orang
yang kita pilih harus punya komitmen kerakyatan dan anti
Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” tandas Legi.
Sementara
meski harga BBM naik dan sembilan bahan pokok juga
ikutan naik, namun Hari Pengucapan Syukur di Minsel
berlangsung semarak. Ratusan ribu tamu yang berasal dari
Kota Manado, Bitung dan Minahasa Utara turut memeriahkan
hari syukuran itu. Gereja-gereja juga dipadati oleh
jemaat. Sajian masakan khas Minahasa seperti RW,
Tinoransak, RW dan beberapa jenis menu dari daging hewan
hutan, menjadi santapan lezat bagi para tamu. Dan sudah
pasti, ketika pulang, masing-masing tamu tak lupa
membawa oleh-oleh berupa Nasi Jahe dan Dodol.
|