|
Banyak Pejabat Minsel Rangkap Jabatan
Pelayanan Publik Dinilai Bakal Tidak
Efisien dan Efektif
Laporan Denni Pinontoan
Amurang, Sulutlink. Di jajaran
pemerintahan kabupaten Minahasa Selatan banyak terdapat
pejabat yang merangkap jabatan. Elemen masyaerakat menilai
hal sebagai sebuah pemborosan jabatan yang hanya
menghasilkan kerja tidak efektif dan efisien.
Informasi yang diperoleh wartawan, misalnya
untuk jabatan eselon II dalam hal ini Asisten II dan III
dijabat rangkap oleh Donald Wagey. Demikian pula untuk
jabatan Sekertariat Daerah (Sekda ) dan Asisten I yang
sekarang ini dijabat oleh JF Sendow. Belum lagi beberapa
jabatan lainnya, seperti Kepala BKD dan Sekertaris BKD yang
dijabat oleh Rori Ferdinandus.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C Robby
Sangkoy mengatakan, hal ini nantinya akan mengganggu
pelayanan publik dalam hal ini pembangunan dan
kemasyarakatan kedepan.
Dia mencontohkan, dampak yang mulai terasa
adalah pembahasan perhitungan APBD 2007 dan ABT 2008.
“Mungkin perlu diketahui oleh pihak eksekutif bahwa sesuai
dengan Permen 13 tahun 2006 yang telah direvisi dengan
Permen 59 tahun 2007 sebetulnya tahapan pembahasan sudah
selesai pada bulan Juli, namun sampai saat ini belum juga
disampaikan oleh pihak eksekutif, ini disebabkan karena dari
banyaknya rangkap jabatan yang ada di jajaran Pemkab Minsel
saat ini, jadi pekerjaan yang dilakukan tidak maksimal,”
tegas Sangkoy.
Sangkoy juga, sudah selayaknya Pemkab Minsel
dalam hal ini Bupati RM Luntungan untuk segera melakukan
roling pejabat dan pengisian jabatan lowong karena ini juga
sangat mendukung kinerja Bupati Minsel RM Luntungan.
“Mungkin ini bisa menjadi suatu catatan untuk
RM Luntungan dalam melakukan roling agar bisa memberdayakan
kader kader Birokrat muda potensial yang ada di Minsel yang
sudah memenuhi syarat untuk diangkat pada posisi posisi
tertentu dan tidak melakuan droping pejabat dari Mitra,
karena tidak dipungkiri saat ini banyak kendaraan Dinas
pejabat Mitra yang ramai parkir di kantor Bupati Minsel,’
tandas Sangkoy.
|