|
SHS
Boyong Paskibraka Sulut ke Istana Negara
Laporan:
Budi H Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. 30 orang Tim Paskibraka Sulut boleh berbangga.
Setidaknya, usai menunaikan tugas mereka saat detik-detik
proklamasi 17 Agustus 2008 lalu di halaman kantor gubernur
di jalan 17 Agustus Manado lalu, kini mereka diboyong
Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menuju Istana
Negara pada Kamis (21/08). Tentu saja hal ini merupakan
pengalaman baru bagi pelajar putra-putri terbaik Nyiur
Melambai.
Menurut
Drs Roy Tumiwa Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Humas,
selain 30 orang Paskibra, juga para instruktur dan
pendamping yang selama ini sudah memberikan pelatihan dan
kedisiplinan yang tinggi. Mereka berjumlah sekitar 10 orang,
juga akan ikut ke Jakarta. “Semua ini dilakukan Pemprov
Sulut, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan yang tinggi
kepada para Paskibra, yang sudah menjalankan tugas
pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih pada HUT
Kemerdekaan RI ke-63, yang sudah berjalan baik,”terangnya.
Dijelaskan
Tumiwa, selain menuju Istana Negara, rombongan juga akan
berkunjung ke DPR-MPR, bertatap muka dengan personel DPD dan
Mendiknas.
Sebelumnya, saat peringatan Detik-detik Proklamasi di
halaman gedung putih, turut hadir para Muspida, DPRD,
tokoh-tokoh masyarakat dan LVRI. Dalam kesempatan ini, SHS
kembali mengingatkan agar semangat patriotisme dan heroisme
senantiasa dikobarkan terus. Peringatan Proklamasi tegas SHS,
merupakan momen bagi pemerintah dan masyarakat Sulut untuk
bangkit dari keterpurukan.
“Kemerdekaan
yang kita kecap saat ini, merupakan bukti dari suatu
totalitas pengabdian para pahlawan yang tak ternilai
harganya. Karena itu, setiap kali kita memperingati HUT
kemerdekaan, kita harus memikirkan suatu komitmen baru,
yakni spirit kemerdekaan yang dapat meningkatkan kualitas
panggilan tugas dan tanggungjawab,”katanya seraya
menambahkan, Peringatan HUT Proklamasi yang dilaksanakan, di
tengah terpaan, krisis ekonomi ini, justru menunjukkan
secercah harapan baru, yang mampu menjemput kejayaan dalam
segala aspek.
|