Brigade Manguni Borneo Siap Perang Lawan Malaysia !
Laporan: Budi H Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Memanasnya kasus Ambalat yang melibatkan pemerintah
Indonesia-Malaysia terus menjadi sorotan tajam anak bumi pertiwi
Indonesia. Bahkan rasa nasionalisme Tou Kawanua terusik, sehingga
terlontar pernyataan serius dari komunitas adat Brigade Manguni bersama
Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan, untuk siap perang melawan
negeri Jiran tersebut.
Dalam Press Release yang diterima sulutlink,
Rabu (10/06) baik Tonaas Brigade Manguni Kalimantan Farry Malonda, dan
sekertarisnya Wuri Sumampouw, maupun Panglima Komando Pertahanan Adat
Kaltim Yulianus Henoq Sumual dan sekertarisnya Aikul Palit menyatakan,
akan membantu TNI dalam membela, mempertahankan setiap jengkal tanah
wilayah NKRI.
“Kami siap perang sampai titik darah penghabisan dengan Malaysia untuk
membela dan mempertahakan setiap jengkal tanah dalam wilayah NKRI,”
sergah Farry Malonda.

Berikut pernyataan sikap kedua lembaga adat ini yang diterima
sulutlink;
I YAYAT U SANTI........!!!
Sehubungan dengan kembali mencuatnya persoalan Ambalat, karena manuver
Malaysia, maka BRIGADE MANGUNI INDONESIA Wilayah Kalimantan bersama
KOMANDO PERTAHANAN ADAT DAYAK KALIMANTAN menyampaikan pernyataan sikap :
1. Bahwa bertitik tolak pada
kesepakatan bilateral tentang pembagian perbatasan wilayah NKRI yang
ditandatangani (oleh kedua belah pihak, bukan secara sepihak oleh
Malaysia), maka telah disepakati bahwa Ambalat masuk kedalam wilayah
NKRI, maka sehubungan dengan hal tersebut apapun alasannya Ambalat
adalah bagian integral yang tidak terpisahkan dan tdak mungkin
terpisahkan dari wilayah kedaulatan NKRI;
2. Bahwa karena Ambalat merupakan
kedaulatan NKRI, maka berbagai bentuk upaya provokasi yang dilakukan
oleh Malaysia atau Negara manapun, HARUS DILAWAN DAN DITUMPAS sampai
keakar-akarnya
3. Bahwa sebagai bangsa yang
berdaulat dan bermartabat dalam pergaulan internasional, memang
wajib bagi kita untuk mengedepankan upaya diplomatic, untuk
menyelesaikan melalui jalur diskusi secara elegan, tetapi sebaiknya
kita perlu menegakkan pemahaman yang sama diantara Malaysia dan
Indonesia, bahwa Ambalat adalah milik NKRI dan bukan milik siapapun
juga, sehingga masuk kedalam wilayah NKRI tanpa “permisi” adalah
bentuk terhadap pelanggaran kedaulatan suatu Negara (NKRI), jadi
ketika upaya diplomatic terus mebrjalan, tetapi ternyata Malaysia
secara sepihak telah terus menerus memprovokasi kita dengan berulang
kali memasuki wilayah NKRI dengan kapal perang dan pesawatnya maka
seharusnya hal ini ditindak lanjuti bukan saja dengan cara
diplomatic tetapi peringatan keras bahwa kalau mereka (Malaysia)
melakukan hal itu lagi dan TNI menyatakan Perang, maka kami Pasukan
Adat Bela Negara BRIGADE MANGUNI INDONESIA Wilayah Kalimantan
bersama KOMANDO PERTAHANAN ADAT DAYAK KALIMANTAN siap menjadi
Relawan Membantu TNI untuk BERPERANG;
4. Bahwa dalam konteks itu,
BRIGADE MANGUNI Wilayah Kalimantan menyatakan siap PERANG melawan
Malaysia ketika mereka mencoba untuk mengganggu apalagi mengambil
wilayah Ambalat. Segala upaya Malaysia untuk mengclaim Ambalat
adalah miliknya, harus kita lawan, harus kita “perangi” sampai
tuntas demi tegaknya NKRI, karena bagi kami sepenggal wilayah NKRI
yang berada diujung bumi sekalipun adalah “warisan” dari Tuhan untuk
anak cucu manusia Indonesia, dan karenanya kami siap untuk
mempertahankannya hingga titik darah penghabisan;
5. Bahwa dengan hal yang sama,
pada bulan Maret Tahun 2005, dihadiri oleh ribuan Pasukan Adat Bela
Negara BRIGADE MANGUNI INDONESIA bersama KOMANDO PERTAHANAN ADAT
DAYAK KALIMANTAN juga telah melakukan apel akbar di Lapangan Sparta
Tikala Manado untuk menyatakan kebulatan tekad mempertahankan sampai
titk darah penghabisan setiap jengkal tanah NKRI dari ancaman pihak
Malaysia;
Mari menjadi bangsa yang bermartabat sekaligus dihormati oleh
bangsa-bangsa lain karena kita NKRI memiliki berbagai kekuatan dari
Tuhan Yang Maha Kuasa (Opo Empung Wailan Wangko) dan kemampuan phisik
serta pikiran manusia Indonesia, sebagai bangsa yang besar sebagai
bangsa yang kuat, untuk mempertahan wilayah NKRI dan membalas “serangan”
pihak asing atas wilayah NKRI.
Merdeka …!!!
“SEKALI
MERDEKA TETAP MERDEKA….SELAMA HAYAT MASIH DIKANDUNG BADAN, KITA TETAP
SETIA, TETAP SETIA, MEMPERTAHANKAN INDONESIA, KITA TETAP SETIA, TETAP
SETIA, MEMBELA NEGARA KITA”
I
YAYAT U SANTI………!!!
BRIGADE MANGUNI WILAYAH KALIMANTAN:
AP. FARRY A. MALONDA (TONAAS BM BORNEO )
WURI SUMAMPOUW, SH ( SEK-JEN BM KALIMANTAN )
KOMANDO PERTAHANAN ADAT DAYAK KALTIM:
YULIANUS HENOQ SUMUAL SH, Sth. (PANGLIMA)
AIKUL PALIT SH. (SEKRETARIS)