PELUNCURAN
BUKU : ‘DAN TOCH MAAR’
Eddy B. Tumengkol dan Hans E. Kawulusan
Rupanya bulan Juni ini merupakan bulan prestasi penerbitan buku bagi Tou
Minahasa. Dua
Tona'as kita : Laksamana Pertama TNI purn. Eddy (Broeke) Tumengkol, dan
Kolonel Laut purn. Hans E. Kawulusan baru saja kembali dari Holland
beberapa hari lalu, untuk menghadiri peluncuran buku mereka versi
bahasa Belanda : 'Dan Toch Maar!' di Alma Mater mereka, KIM (Kon.
Institutie. v.d. Marine) di Den Helder. Motto dari KIM: 'Kennis Is Mach
Karakter Is Meer' (Knowledge is Power, Character is More – Pengetahuan
adalah Kuasa, tapi Karakter Jauh Lebih Besar). Di Holland, mereka juga
menghadiri ‘pesta syukuran’ yang diberlangsungkan sebagai penghormatan
atas kedua penulis Tou Minahasa ini oleh
Duta Besar Indonesia di Belanda, Fanny Habibie, di kediaman
resminya di Wassenaar . Versi bahasa Indonesia dari buku tersebut akan
diterbitkan bulan depan, dengan judul yang diterjemahkan dari ‘Dan Toch
Maar’ : ‘MAJU TERUS’.
Isi buku tersebut didasarkan pada masa-masa pelatihan dan pembentukkan
para penulis di akademi-akademi pelatihan AL di Eropa, terutama di KIM,
Den Helder, Belanda. Dengan penerbitan buku ini, para penulis berharap,
nilai-nilai dan karakter universal yang mereka dapatkan lewat pendidikan
yang mereka alami di Eropa, kiranya dapat diterapkan oleh para pembaca
didalam memajukan kesejahteraan dan kwalitas kehidupan secara individu
maupun masyarakat, dan terutama bagi bangsa Indonesia dalam kiat
merealisasikan aspirasi sebagai suatu bangsa ‘maritim’ yang patut
dihormati.
Ada hal-hal pribadi yang patut dicatat mengenai kedua penulis kita ini
yaitu, kedua Tona’as sangat fasih, paling tidak, di dalam empat bahasa
(bahasa Belanda, Indonesia, Inggris, dan Mabahasa/Bahasa-bahasa Minahasa).
Eddy Tumengkol dan Hans Kawulusan, termasuk angkatan perwira-perwira
perintis dari
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, yang juga menempa
pendidikan serta pelatihan mereka bukan saja di Belanda tapi di Inggris,
dimana mereka masuk jajaran ‘top students’ (siswa-siwa berprestasi
unggul). Disamping itu, mereka juga adalah orang-orang beriman di dalam
Tuhan yang tak lupa mengembalikan kemuliaan dan syukur atas semua ini
kepadaNya. Sungguh suatu prestasi dan sikap yang patut ditiru oleh
generasi kini.
‘Press report' mengenai peluncuran buku ‘Maar Dan Toch’, telah tertayang
di
www.suararakyat.co.id
tanggal 5 Juni di Den Helder serta di
Waspada OnLine
tanggal 6 atau 7 Juni 2009.
Sekali lagi salut kepada duo ‘Tumengkol-Kawulusan’.