17 Negara
Peserta Sail Bunaken Meriahkan Kirab Manado
Laporan: Budi H Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Hari ke lima, Selasa (18/08) kegiatan Sail Bunaken
semakin menarik saja. Tercatat 17 negara peserta
Sail Bunaken dan 2.500 peserta
dari berbagai komponen ikut memeriahkan
Kirab Manado. Kirab yang mengambil start depan Manado Convention
Center (MCC) itu, berjarak 3.4 KM dan finish di panggung kehormatan
depan Hotel Ritzy. Disini ribuan peserta Kirab diterima oleh Gubernur
Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) bersama KASAL TNI AL Tedjo Edhy
Purdijanto, SH dan sejumlah Kepala Staf Angkatan Laut negara asing.

“Kini Sulut lebih dikenal dunia. Setelah
WOC-CTI Summit dan Sail Bunaken, kita akan terus kebanjiran turis asing.
Dan ini sangat menguntungkan daerah kita. Karenanya terus jaga keamanan
dan kenyaman peserta Sail Bunaken,”imbau Gubernur SHS.

Kirab itu
sendiri dilepas oleh Laksmana
Muda Suparno, Panglima Komandan Barat Pangkoarmabar di dampingi Kadis
Pariwsiata Sulut Boy Rompas SH tersebut menjadi tontonan menarik puluhan
ribu warga Kota. Ribuan peserta Kirab disambut suguhan atraksi menarik
dari Provinsi Banten dengan menampilkan tarian yang diiringi ketukan
bedug berupa mariam bambu secara bergantian baik lelaki maupun perempuan.

Dalam
pantauan sulutlink
terlihat peserta asal negara asing begitu enjoy,. Bahkan sesekali mereka
melambaikan tangan pada warga yang menonton di sepanjang jalan
Boulevard. Demikian juga dengan Kasal TNI maunpun Gubernur Sulut, tak
henti-hentinya memberikan pada peserta. Tercatat 17 negara peserta Sail
Bunaken ikut dalam acara ini, mereka diantaranya;
Amerika Serikat, Cina, Australia, Jepang,
Korea, Somalia, India, dan tuan rumah Indonesia. Kirab Kota tersebut
diakhiri dengan atraksi drum band dari para taruna Akademi Angkatan laut
dan Reog Ponorogo.
Menariknya, tim Marinir Jepang diikuti
bersama tim Drum Band mereka. Pun India selain
menampilkan
parade marinir juga tampil lucu dengan pakaian adat mereka. Hal serupa
juga dilakukan peserta dari Korea. Akibatnya usai Kirab mereka diserbu
warga untuk minta foto bersama. Pun marinir dari New Zealand usai Kirab
langsung melepaskan kecapaian dengan bersantai di salah satu Cafe
disamping Media Center Blue Banter. Bahkan sesekali puluhan marinir yang
terdiri lelaki dan perempuan itu menaiki panggung yang sedianya akan
dipentaskan berbagai atraksi. Tak pelak tontonan ini menarik perhatian
warga dan wartawan.
“I love Manado...!.”teriak mereka sambil
bersenandung dari atas panggung seraya melengak-lengok bagai peragawan
dan peragawati yang disambut aplaus warga dengan teriakan Yes..!.