August 27, 2009

Search for:

 

Nico Gara Pimpin Kontingen Sulut
300 Peserta Bakal Hadiri Simposium ANBTI di Manado

Laporan: Jeane Rondonuwu

Usai melaksanakan konsolidasi regional Bhinneka Tunggal Ika di tiga wilayah yakni Sundah Kecil dan Papua, regional Kalimatan dan regional Sulwesi dan Maluku, serta menggelar dua kali pertemuan pra Simposium, Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) Jakarta kini melirik Manado, Sulawesi Utara sebagai tuan rumah penyelenggaraan Simposium Indonesia Timur dan Tengah yang rencananya akan di hadiri oleh 300 peserta dari 17 Provinsi di Indonesia.

Hajatan puncak ANBTI ini akan digelar pada 27 Oktober - 01 November 2009 dengan tema ‘‘Mempertahankan Pancasila Memperteguh Kebhinekaan’. Kamis (27/08) kemarin di Gedung Ruth, Jl Sam Ratulangi, Panitia Bersama Simposium yang diketuai oleh Ir Greety Sumayku dan Sekretaris Dra Hetty Geru, telah melakukan pertemuan konsolidasi peserta dari Sulut. ‘’ Kami sudah berhasil menjaring 20 peserta yang akan mewakili kontingen Sulwesi Utara,’’kata Greety Sumayku.

Dalam pertemuan itu, para peserta telah sepakat menunjuk Pdt DR Nico Gara sebagai ketua Kontingen. Selain Gara, Dr Richard Siwu, Pdt Manampiring, Kamajaya Al Katuuk, Ir Suyono, Taufik Pasiak, Lily Djenaan, Denny Sege, Agustien Kapahang-Kaunang, Pdt Lisye Sumampouw, Novita Umbo, Vanda Rorimpandey dan beberapa tokoh lainnya telah bersedia menjadi peserta. Dikatakan Greety, beragam acara akan memboboti Simposium ini, seperti Malam kebudayaan, Symposium, Pawai, panggung budaya dan deklarasi Manado

Menurut Sekretariat Nasional Organizing Committee (OC) ANBT Nia Sjarifudin, kegiatan ini dilaksanakan didasarkan atas realitas penyeragaman budaya yang terjadi pada bangsa Indonesia saat ini , di mana Konsensus Nasional yakni Pancasila 1 Juni 1945, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika telah dihianati. ‘’ Mengantisipasi kondisi ini, perlu dilakukan upaya-upaya strategis bagi masyarakat Indonesia Timur dan Tengah dalam mengkritisi pelaksanaan konsesus nasional tersebut dan selanjutnya menentukan posisi tawar secara nasional terhadap semua pelaksana mandat konstitusi,’’ kata Nia

Lanjut Nia, sebagai upaya reposisi masyarakat Indonesia Timur dan Tengah, maka kami Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) Jakarta bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat/CSO di Sulawesi Utara dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan menggalang aspirasi untuk Indonesia ke depan

 

 

Copyright Sulutlink.com 2000-2009