Artikel Sulut, 3 Mei, 2008


Panitia Rapat Soal Pengamanan Peserta

Persiapan WOC Terus Dimantapkan

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

MANADO, Sulutlink. Persiapan pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) Manado Mei 2009 makin dimantapkan. Panitia Nasional dan Panitia Daerah pun terus melakukan rapat dengan sejumlah instansi teknis diantaranya; Departemen Luar Negeri, Departemen Pertahanan dan Keamanan, TNI dan Polri, guna membicarakan soal pengamanan para peserta WOC. Apalagi yang bakal datang adalah para petinggi negara. Belum lagi bagaimana kalau Presiden Amerika berkesempatan hadir di Sulut. Karenanya, sejumlah titik yang dicurigai bakal terjadinya gangguan sudah diminimalisir.
 

Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang selaku Wakil Ketua Panitia Nasional dalam rapat di ruang Mapaluse gedung putih, Jumat (02/05) berharap pelaksanaan WOC nanti berjalan dengan aman dan tertib. Persiapan pengamanan itu juga katanya akan melibatkan seluruh stakeholder di Kabupaten dan Kota se Sulut. Dikatakannya, kalaupun ada gangguan mungkin hanya aksi demo. Yang harus diantisipasi menurutnya adalah beberapa agenda politik pada tahun 2008 dan 2009, serta gejolak di Philipina Selatan.
 

“Nah ini semua yang harus diantisipasi bersama. Jangan sampai ada peserta yang terluka atau tergganggu dengan hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Saya yakin, dengan kemampuan aparat keamanan RI akan meminimalisir berbagai kemungkinan gangguan,”harapnya.

 

Pada bagian lain, Gubernur menyatakan kegembiraannya atas minat pengunjung Ikan Purba Coelacanth milik Sulut yang dipamerkan di Jepang. “Sampai saat ini, pengunjung sudah mencapai satu juta enam ratus ribu orang. Ini menunjukan betapa besar minat mereka atas penemuan ikan tersebut diperairan kita,”tambah gubernur.

 

Sementara itu, Sekertaris Panitia Nasional WOC, DR Indroyono, mengingatkan sesuai Keppres 23 tahun 2007; TNI/Polri dapat mengusulkan anggaran pengamanan WOC 2009 pada masing-masing instansi untuk tahun anggaran 2009. Bapennas katanya, telah mengalokasikan anggarannya untuk sektor dengan syarat, ini merupakan prioritas dari sektor yang dimaksud. “Jadi tidak ada masalah soal anggaran pengamanannya silahkan mengusulkan. Menteri Kelautan dan Perikanan RI, sebagai Ketua panitia nasional WOC akan memberikan dukungan untuk pengusulan anggaran pengamanan WOC,”katanya.
 

Dalam paparannya Indroyono mengatakan, secara resmi sebanyak 121 negara yang diundang dengan perkiraan pesertanya sebanyak 2500 orang. Pengamanan ini terangnya, harus kategori VVIP. Termasuk dari Bandara Samratulangi sampai ke Wenang Convention Hall yang menjadi tempat pelaksanaan WOC hingga ke hotel-hotel yang menjadi tempat penginapan peserta. “Yang pasti, pengamanan harus kondusif,”tegasnya.